Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Effectiveness of The Hello, Me! Program to Increase Teengaers’ Self-Awareness Ulya, Laila Listiana; Stanislaus, Sugiyarta; Amawidyati, Sukma Galuh Adi; Mahanani, Fatma Kusuma; Arinata, Firdian Setiya
Edukasi Vol 15, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukasi.v15i2.33622

Abstract

During the Covid-19 pandemic, unemployment increased to 9.77 million. Youth competition in the world of work will be more challenging if they do not have soft and hard skills. Teenagers who grow up in an environment with complex social problems such as Tikungbaru, where poverty, crime, and juvenile delinquency rates are high, actually need it. Teenagers need self-awareness to select the right career. The purpose of the research was to determine the "Hello, Me!" by searching for interests and talents to increase teenagers' self-awareness. The research method uses an experimental pre-post test design with teenagers aged 12-13 years in RW 08 Tikungbaru. The intervention is the "Hello, Me!" program in tracking interests and talents through CFIT and RMIB, self-awareness training, and group counselling. The data collection uses a self-awareness scale before and after the program. Data analysis used the Parametric Paired-Samples T-test. The results show that sig (2-tailed) value of 0.000 0.05 means a significant difference in self-awareness in teenagers before and after the program. The conclusion is that "Hello, Me!" can increase teenagers' self-awareness in Tikungbaru. This research can provide literature references and program solutions to increase teenagers' self-awareness.
Kemampuan PAPI Kostick dalam Memprediksi Adaptabilitas Karyawan Laila Listiana Ulya; Rahmat Hidayat
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v13i2.4394

Abstract

Abstract: Praktik profesi Psikologi Industri dan Organisasi seperti seleksi, potential review, dan promosi membutuhkan Evidence-Based Practice (EBP) agar dipercaya, meminimalisir tindakan berbahaya, dan terhindar dari gugatan klien secara hukum. PAPI Kostick sering digunakan psikolog sebagai tes kepribadian untuk memprediksi kinerja. Adaptabilitas adalah salah satu bentuk dari kinerja yaitu contextual performance. Ironisnya belum ada penelitian tentang kemampuan prediktif PAPI Kostick terhadap adaptabilitas karyawan. Penelitian ini bertujuan memberikan bukti empiris kemampuan PAPI Kostick dalam memprediksi adaptabilitas karyawan. Metode penelitiannya adalah metode dokumentasi dengan menggunakan skor alat tes PAPI Kostick dan Penilaian Adaptabilitas dalam rentang waktu berbeda. Subjek penelitiannya adalah 158 orang karyawan tenaga non-kependidikan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasilnya adalah PAPI Kostick mampu memprediksi adaptabilitas karyawan sebesar 16% yaitu pada aspek peran pekerja keras (G) dan kebutuhan mengontrol orang lain (P). Kesimpulannya adalah PAPI Kostick mampu memprediksi Adaptabilitas Karyawan.
BE BIG BOSS! : PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI BIDANG KELEMBAGAAN, MENAJEMEN SDM, DAN KEUANGAN SERTA FASILITASI USAHA UNTUK MENINGKATKAN WIRAUSAHA MAHASISWA DI UNNES Laila Listiana Ulya; Sugiyarta Stanislaus; Ali Masyhar; Dwi Cahyaningdyah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v5i2.10999

Abstract

Salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU 1) yang berdampak pada relevansi kebutuhan industri dan dunia kerja yaitu lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak terdiri dari mendapatkan pekerjaan, melanjutkan studi, dan menjadi wiraswasta. Targetnya alumni bekerja atau berwiraswasta memiliki penghasilan 1,2 x lipat dari UMR. Faktanya, IKU 1 dalam Laporan Kinerja UNNES belum memenuhi target. Terlihat bahwa ada alumni masih berorientasi job seeker daripada job creater sedangkan penghasilan tertinggi justru diraih alumni berwirausaha. Program Pengembangan Wirausaha dibutuhkan oleh wirausaha mahasiswa di UNNES untuk menyiapkan lulusan siap berwirausaha dengan gaji minimal 1,2 kali UMR. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan angka wirausaha mahasiswa di UNNES melalui pelatihan psikologi kewirausahaan, kelembagaan, manajemen SDM, dan keuangan serta fasilitasi usaha sesuai kebutuhan tenant. Total peserta program adalah 12 orang mahasiswa UNNES yang berwirausaha selama 6 hingga 36 bulan dari tiga kategori usaha yaitu kuliner, jasa, dan industri kreatif. Mereka telah menerima manfaat dengan memiliki peningkatan pengetahuan, ketrampilan, dan pendampingan dalam mengembangkan usahanya. Program ini bertujuan dapat memberi masukan pada Stakeholder UNNES, Fakultas, dan Prodi Psikologi dalam merancang kebijakan pengembangan soft skill dan hard skill yang tepat bagi mahasiswa wirausaha tersebut. Termasuk embrio pembentukan Psychopreneur sebagai unit profit layanan pengembangan kewirausahaan di Prodi Psikologi UNNES.
Analysis of Employee Well-being among Part-Time Student Workers in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) based on Demographic Characteristics Ulya, Laila Listiana; Dian Nugrahani Ayuningtyas; Nur Rohman
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol. 17 No. 1 (2025): ANALITIKA JUNE
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v17i1.14752

Abstract

This study aims to describe the demographic characteristics and the level of employee well-being (EWB) among university students working part-time in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), as well as to analyze the relationship and influence of demographic variables on the three core dimensions of EWB: Life Well-being (LWB), Workplace Well-being (WWB), and Psychological Well-being (PWB). Using a quantitative approach, data were collected from 496 respondents selected through purposive sampling. The data were gathered via an online questionnaire and analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, and multiple linear regression. The results show that many respondents were female, 21 years old, enrolled in public universities, in their final semester, and working in the small-scale food and beverage sector. Overall, EWB levels were relatively high, particularly in the WWB and PWB dimensions, while LWB was at a moderate level. Age, type of university, and semester showed significant but weak relationships and influences on certain dimensions of well-being. These findings highlight the need for greater support to enhance the well-being of student workers in informal employment settings.
How Does Intolerance of Uncertainty Predict Work Readiness? Unveiling the Role of Self-efficacy Salsabilla, Miranda Putri; Ulya, Laila Listiana
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 14 No 2 June 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.vi.31019

Abstract

As students transition into the workforce, work readiness becomes essential—particularly for those entering high-uncertainty environments such as startups. While prior studies have established the negative impact of intolerance of uncertainty (IU) on various career-related outcomes, the underlying mechanisms by which IU affects work readiness (WR) remain insufficiently explored. Specifically, little is known about the mediating role of self-efficacy (SE) in this relationship, particularly within the context of internship experiences. Furthermore, existing research has rarely focused on student populations engaged in real-world transitions, such as internships in startup environments characterized by volatility and ambiguity. Addressing this gap, the present study investigates the effect of IU on WR with SE as a mediator. Data were collected through an online survey involving 208 student interns participating in the Certified Internship and Independent Study Program (MSIB), selected via purposive sampling. Validated Indonesian versions of the Intolerance of Uncertainty Scale-12 (IUS-12), General Self-Efficacy Scale (GSES), and Work Readiness Scale (WRS) were utilized. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4. The results indicate a significant indirect effect of IU on WR through SE, whereas the direct effect of IU on WR was not statistically significant. These findings underscore the critical role of self-efficacy in enhancing students’ work readiness and mitigating the negative impact of uncertainty.
Self-Efiicacy as a Predictor of Work Readiness among Vocational High School Students Shofa' Nabilah; Laila Listiana Ulya
Edukasi Vol. 19 No. 1 (2025): Educational Technology
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukasi.v19i1.29898

Abstract

Vocational High Schools (SMK) accounted for the highest unemployment rate by educational level in 2024, primarily due to a lack of work readiness. One factor that is predicted to influence work readiness is self-efficacy. This study aims to examine whether self-efficacy can significantly affect an individual's work readiness. The study was conducted using a quantitative design and engaged 102 students as respondents from 10th and 11th grades at SMK Gatra Praja, Pekalongan, selected through quota sampling. Two scales were used in this research: General Self-Efficacy Scale to measure self-efficacy and Work Readiness Scale to assess students' work readiness. This study utilized simple linear regression analysis to examine the effect of self-efficacy on work readiness. The analysis indicate that self-efficacy significantly affected work readiness, with a significance value of 0,001 < 0,05. The study also found a coefficient of determination (R²) of 0,598, indicating that self-efficacy contributed 59,8% to work readiness, while the remaining 40,2% was affected by additional factors that were beyond the scope of this study. These findings can serve as a basis for developing school-based career guidance programs aimed at fostering or enhancing students’ self-efficacy to improve their work readiness.
Analysis of Adaptation Strategies Among Boarding House Entrepreneurs During COVID-19 Wulandari, Livia Ayu; Ulya, Laila Listiana
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i4.4518

Abstract

The COVID-19 pandemic has severely impacted the boarding house business, forcing entrepreneurs to adapt swiftly to maintain their operations amidst financial and occupancy challenges. This situation highlights the difficulties boarding house businesses encounter in ensuring sustainability during uncertain times. This study investigates the adaptation strategies employed by boarding house (kost) businesses during the COVID-19 pandemic. Using a qualitative approach, the research collected data through interviews with four informants, comprising two primary and two secondary sources. The findings emphasize the importance of need-based market segmentation, targeting both students and workers, to maintain occupancy and revenue. Flexible payment schemes, reserve fund management, and cost-saving measures emerged as key strategies to address financial difficulties. Additionally, fostering strong tenant relationships through responsive customer service and empathetic communication enhanced tenant loyalty and ensured long-term occupancy. This study concludes that operational adaptability and effective market segmentation are critical for the survival and growth of rental housing businesses during periods of crisis. These insights provide valuable guidance for similar enterprises navigating uncertain economic conditions while emphasizing the importance of aligning business strategies with tenant needs and maintaining financial resilience.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Impulse Buying Maula, Lia Ni'matul; Ulya, Laila Listiana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5856

Abstract

Media sosial yang semakin intensif mendorong terjadinya perubahan dalam pola perilaku konsumsi, termasuk kecenderungan untuk melakukan pembelian impulsif. Fenomena ini menjadi semakin signifikan di kalangan masyarakat digital yang rentan terhadap paparan konten promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap impulse buying pada masyarakat digital di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain survei, melibatkan 288 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari dua skala, yaitu skala intensitas penggunaan media sosial dan skala impulse buying, yang keduanya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan bantuan SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan perilaku impulse buying. Semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, semakin besar kecenderungan individu untuk melakukan pembelian impulsif. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya literatur psikologi konsumen dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori consumer behavior di era digital.
Strategi Pemasaran pada Wirausaha Kreator Kuliner: Studi Kasus di Ayam Panggang Jon-Gil Jessica Chandra Dewi; Laila Listiana Ulya
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i1.6105

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran UMKM, khususnya pada pelaku usaha kuliner yang juga berperan sebagai content creator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran berbasis 4P (Product, Price, Place, Promotion) yang diterapkan oleh wirausaha kreator kuliner pada usaha Ayam Panggang Jon-Gil. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan dua orang, terdiri dari satu narasumber utama dan satu significant others. Analisis data dilakukan menggunakan teknik reduksi data (open coding, axial coding, selective coding), penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara strategi pemasaran 4P dan digital marketing melalui content creation yang diterapkan oleh wirausaha kreator kuliner, menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan pertumbuhan usaha kuliner, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, hingga keberlanjutan usaha kuliner. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku UMKM kuliner memaksimalkan pemanfaatan platform digital serta mengembangkan kreativitas dalam produksi konten untuk menghadapi persaingan yang kompetitif di era digital.
Optimalisasi Potensi Siswa SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang melalui Asesmen Psikologi Minat Bakat, Pelatihan Soft Skill dan Karier Ulya, Laila Listiana; Kuswardani, Hasna' Pratiwi; Bilqisth, Shona Chayy; Farchan, Achmad; Widia, Syam
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20677

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini guna membantu siswa SMK mengenali minat, bakat, serta jalur karier yang sesuai melalui asesmen psikologi, pelatihan soft skill dan karier. Kegiatan dilaksanakan di SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang dengan melibatkan 63 siswa dari kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT). Metode yang digunakan meliputi tahap koordinasi, analisis kebutuhan, asesmen psikologis (menggunakan alat tes RMIB untuk minat dan CFIT untuk intelegensi), serta pelatihan soft skill dan karier. Pelatihan soft skill difokuskan pada kemampuan adaptasi dan komunikasi efektif yang dikemas dalam bentuk ceramah, diskusi, permainan, serta simulasi peran (roleplay) berdasarkan konteks kerja nyata. Selain itu, pelatihan karier terdiri dari sesi career awareness yang juga melibatkan alumni, serta informasi career path dan praktik simulasi kerja di Teaching Factory Center Tech dan Islamic Center Bank. Evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test, serta dokumentasi visual dan testimoni siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang jalur karier dan pentingnya mengenali potensi diri sejak dini. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara sekolah dan dunia profesional untuk mendukung kesiapan kerja siswa.