Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran project-based learning (PJBL) dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila di kelas III SD Negeri 3 Sandubaya serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui pengamatan, angket, wawancara dan dokumentasi, dengan wali kelas III dan siswa sebagai sumber data. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PJBL diterapkan melalui tahap pemilihan proyek, perencanaan, penyusunan jadwal, pengerjaan proyek dengan pemantauan guru, penyampaian hasil, dan evaluasi. Penerapan model tersebut menunjukkan respon positif terhadap minat belajar siswa yang tampak melalui rasa senang, antusias, ketertarikan, keaktifan berdiskusi, kerja sama, keberanian mempresentasikan hasil, dan ketekunan dalam menyelesaikan proyek. Hasil angket menunjukkan bahwa 34 dari 35 siswa sangat setuju bahwa mereka senang belajar dengan membuat proyek. Adapun faktor pendukung meliputi kesiapan guru, perangkat dan media pembelajaran, ketersediaan alat dan bahan, kesesuaian proyek, serta kerja sama kelompok. Faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, dan perbedaan tingkat keaktifan dalam kelompok. Dengan demikian PJBL dapat mendukung peningkatan minat belajar siswa melalui pengalaman belajar yang aktif dan kontekstual.
Copyrights © 2026