Desa Wisata Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, memiliki beragam potensi wisata dan produk UMKM, tetapi belum sepenuhnya didukung oleh identitas destinasi dan strategi promosi yang terintegrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan potensi desa melalui pendekatan Integrated Village Branding berbasis Brand Umbrella dengan menghubungkan sektor pariwisata, UMKM, dan media digital. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan pemetaan potensi wisata serta UMKM, pendataan produk, penyusunan informasi dan paket wisata, perancangan identitas visual AKARÉ, penguatan branding dan kemasan produk, serta edukasi pemasaran digital. Kegiatan melibatkan 10 pelaku UMKM dan pengelola BUMDes melalui pendampingan secara langsung (door-to-door), pembuatan aset promosi digital, dan integrasi informasi wisata melalui akun Instagram @deworejo.official. Hasil kegiatan berupa perancangan identitas Brand Umbrella AKARÉ, penerapan identitas visual pada dua produk UMKM, penyediaan katalog produk digital, pengembangan konten promosi wisata, serta penyusunan materi edukasi pengelolaan media sosial. Kegiatan ini menghasilkan fondasi identitas kolektif dan kanal promosi terpadu yang menghubungkan potensi wisata dengan produk lokal Desa Sukorejo. Namun, dampak terhadap peningkatan penjualan belum dapat diukur karena belum tersedia data perbandingan sebelum dan sesudah program. Keberlanjutan program bergantung pada pengelolaan media digital oleh BUMDes dan konsistensi penerapan identitas merek.
Copyrights © 2026