Gangguan kualitas tidur merupakan salah satu masalah yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan psikologis selama kehamilan. Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa prevalensi insomnia pada ibu hamil mencapai 41,8% di seluruh dunia. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan ibu, janin, serta meningkatkan risiko komplikasi kehamilan apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah prenatal gentle yoga melalui latihan pernapasan, peregangan, dan relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal gentle yoga terhadap kualitas tidur pada ibu hamil trimester III di PMB Eka Sriwahyuni Medan Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III yang mengikuti kelas prenatal gentle yoga di PMB Eka Sriwahyuni Medan. Sampel berjumlah 38 responden ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik Total Sampling, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni s/d Juli 2026. Prenatal gentle yoga dilakukan 1 kali seminggu dengan durasi 60 menit setiap sesi pertemuan. Pengukuran kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk menguji normalitas data dan Paired Sample t-Test untuk menguji pengaruh intervensi dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor PSQI sebelum sebesar 8,84 dan sesudah sebesar 4,76, dan rata-rata selisih skor sebesar 4,132 dengan standar devasi selisih 0,906. Hasil uji Paired Sample T-Test nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa prenatal gentle yoga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III di PMB Eka Sriwahyuni Medan Tahun 2026. Disarankan Tenaga Kesehatan mengintegrasikan terapi non-farmakologi kedalam pelayanan antenatal sebagai bentuk asuhan komplementer.
Copyrights © 2026