Penelitian ini bertujuan mensintesis tantangan, faktor yang berkontribusi, dan strategi dalam implementasi Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) pada jenjang SD/MI. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar dan Scopus untuk artikel berbahasa Indonesia atau Inggris yang terbit pada 2022–2026. Dari 185 rekaman yang diidentifikasi, 25 artikel memenuhi kriteria inklusi setelah penghapusan duplikasi dan penyaringan bertahap. Data diekstraksi berdasarkan tujuan, metode, karakteristik subjek, dan temuan utama, kemudian dianalisis melalui sintesis naratif dan analisis tematik. Hasil sintesis menunjukkan empat kelompok utama tantangan, yaitu keterbatasan kompetensi guru, asesmen diagnostik yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan yang belum konsisten. Faktor yang berkontribusi meliputi kesiapan sumber daya manusia, dukungan kelembagaan, pemerataan dukungan kebijakan, dan keterlibatan keluarga. Strategi yang paling sering ditemukan meliputi pengembangan kompetensi guru, kolaborasi lintas pihak, diferensiasi dan adaptasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta penguatan fasilitas pendukung. Temuan menegaskan bahwa implementasi KOSP bagi ABK perlu dipandang sebagai proses sistemik yang menghubungkan perencanaan kurikulum, kapasitas guru, asesmen, sumber daya, dan kemitraan keluarga-sekolah secara berkelanjutan
Copyrights © 2026