Penurunan kinerja pegawai merupakan tantangan krusial bagi instansi pelayanan publik dalam mempertahankan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support (POS) dan pemberdayaan psikologis terhadap kinerja pegawai dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi di BPJS Kesehatan KC Ungaran. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 67 pegawai dengan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POS dan pemberdayaan psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap OCB serta kinerja pegawai secara langsung. Temuan uji mediasi mengungkapkan bahwa OCB terbukti mampu memediasi pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap kinerja. Namun, OCB ditemukan tidak mampu memediasi hubungan antara POS terhadap kinerja pegawai, mengindikasikan bahwa dukungan organisasi lebih berdampak langsung pada efektivitas tugas di lingkungan BPJS Kesehatan KC Ungaran. Kesimpulannya, untuk mengoptimalkan kinerja, manajemen perlu mempertahankan dukungan organisasi yang nyata dan memperluas otonomi kerja guna memicu perilaku proaktif pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan Teori Pertukaran Sosial dalam konteks organisasi sektor publik.
Copyrights © 2026