Jurnal Sarjana Teknik Informatika
Vol. 14 No. 3 (2026): Oktober

Optimasi Hyperparameter K-Nearest Neighbor Menggunakan Genetic Algorithm untuk Klasifikasi Penyakit Liver

Muhammad Nur Ramadhani (Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur)
Taghfirul Azhima Yoga Siswa (Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur)
Muhammad Ridwan (Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur)



Article Info

Publish Date
23 Sep 2026

Abstract

Penyakit liver merupakan salah satu gangguan kesehatan yang memerlukan deteksi secara tepat karena gejalanya sering kali tidak spesifik. Klasifikasi berbasis data dapat digunakan untuk membantu mengidentifikasi pasien yang berpotensi mengalami penyakit liver. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode K-Nearest Neighbor (KNN) untuk klasifikasi penyakit liver serta mengoptimasi hyperparameter KNN menggunakan Genetic Algorithm (GA). Dataset yang digunakan adalah Indian Liver Patient Dataset (ILPD) yang terdiri dari 583 data. Tahapan penelitian meliputi preprocessing berupa penanganan missing value, penghapusan data duplikat, transformasi variabel kategorikal, dan standardisasi data. Proses klasifikasi dievaluasi menggunakan 10-Fold Cross Validation. Dataset memiliki distribusi kelas yang tidak seimbang, sehingga evaluasi menggunakan beberapa metrik diperlukan untuk melihat kemampuan model secara lebih menyeluruh dan menghindari penilaian yang hanya berfokus pada accuracy. Pada model KNN dengan optimasi Genetic Algorithm, ruang pencarian hyperparameter meliputi jumlah tetangga (n_neighbors), metode pembobotan (weights), dan metrik jarak (metric). Hasil optimasi menghasilkan kombinasi hyperparameter terbaik berupa n_neighbors=2, weights=distance, dan metric=euclidean. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model KNN menghasilkan Accuracy sebesar 68,94%, Precision sebesar 67,76%, Recall sebesar 68,94%, dan F1-Score sebesar 68,01%. Sementara itu, model KNN yang dioptimasi menggunakan Genetic Algorithm menghasilkan Accuracy sebesar 69,12%, Precision sebesar 62,57%, Recall sebesar 69,12%, dan F1-Score sebesar 63,94%. Dengan demikian, optimasi Genetic Algorithm meningkatkan Accuracy dan Recall sebesar 0,18%, tetapi menurunkan Precision sebesar 5,19% dan F1-Score sebesar 4,07%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa optimasi hyperparameter menggunakan Genetic Algorithm memberikan perubahan terhadap karakteristik kinerja KNN, tetapi belum meningkatkan seluruh metrik evaluasi secara bersamaan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSTIF

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal) adalah jurnal online ditujukan sebagai sarana publikasi dari makalah yang disarikan dari hasil penelitian mahasiswa Teknik Informatika. Focus and Scope: Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) Pengetahuan dan Data Mining (Data Mining) ...