Pengelolaan sampah plastik masih menjadi permasalahan lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai dan belum optimalnya pemanfaatan fasilitas pengelolaan sampah di masyarakat. Permasalahan tersebut juga ditemukan di Desa Sidoharjo, yang telah memiliki bank sampah dan mesin pencacah, tetapi pemanfaatannya belum optimal akibat rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan alternatif pemanfaatan sampah plastik melalui pembuatan paving block sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah secara produktif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan praktik langsung. Kegiatan diawali dengan pendistribusian enam unit bank sampah kepada tiga RW, dilanjutkan dengan pengumpulan sampah plastik selama satu minggu, pengeringan, pelelehan plastik menggunakan oli, pencampuran dengan pasir, pencetakan, pemadatan, dan pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan terkumpul sekitar 7 kg sampah plastik yang berhasil dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan paving block. Berdasarkan pengamatan fisik, paving block dengan proporsi plastik lebih banyak terlihat lebih kuat dan tidak mudah pecah. Kegiatan juga memperoleh respons positif dari peserta dan memberikan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan sampah plastik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sampah plastik menjadi paving block dapat menjadi alternatif awal dalam mengurangi sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah secara produktif.
Copyrights © 2026