Desa Turekisa, Kabupaten Ngada, memiliki potensi pertanian rumah tangga yang besar, namun pemanfaatan hasil pertanian masih terbatas pada penjualan produk segar dengan nilai tambah ekonomi rendah akibat keterbatasan pengolahan, manajemen usaha, dan akses pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mentransformasi pertanian rumah tangga menuju kedaulatan pangan desa melalui penguatan modal sosial dan hilirisasi produk lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, workshop, praktik pengolahan produk, pendampingan usaha, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan. Mitra kegiatan adalah masyarakat Desa Turekisa yang melibatkan 30 peserta dari kelompok tani dan masyarakat rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada aspek kedaulatan pangan (35%), modal sosial (28%), hilirisasi pertanian (40%), pengolahan produk (42%), dan manajemen usaha (42%), dengan tingkat kepuasan peserta sebesar 95%. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengembangkan produk pertanian lokal bernilai tambah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026