Pengelolaan sampah domestik masih menjadi permasalahan lingkungan di kawasan permukiman, salah satunya di Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, khususnya RW 07. Hasil observasi menunjukkan adanya sampah yang tersebar di beberapa titik serta keterbatasan fasilitas tempat sampah yang mudah dijangkau masyarakat. Di sisi lain, terdapat galon bekas yang tidak terpakai dan berpotensi dimanfaatkan kembali. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian melalui program E-co Action dilaksanakan sebagai upaya pemanfaatan galon bekas menjadi tempat sampah organik dan anorganik. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan perangkat desa dan RW, observasi lingkungan, pengumpulan dan pemilahan barang bekas, pembuatan tempat sampah, penentuan lokasi penempatan, serta edukasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa empat unit tempat sampah berhasil dibuat dan ditempatkan di beberapa titik RW 07. Tiga unit ditempatkan di area lapangan, terdiri atas satu tempat sampah organik dan dua anorganik, sedangkan satu unit anorganik ditempatkan di jalan umum. Kegiatan ini juga meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah dan pemanfaatan barang bekas. Program E-co Action diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan mendukung pengelolaan sampah yang kreatif serta berkelanjutan.
Copyrights © 2026