Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi laporan keuangan yang terdiri atas tiga dimensi, yaitu transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas, terhadap tingkat kepercayaan publik kepada Pemerintah Kota Medan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori untuk menjelaskan hubungan antarvariabel penelitian. Responden penelitian berjumlah 120 warga Kota Medan yang memahami dan pernah mengakses laporan keuangan digital pemerintah daerah. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan publik. Secara simultan, ketiga dimensi digitalisasi laporan keuangan tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan publik kepada Pemerintah Kota Medan. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 70,1% menunjukkan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas mampu menjelaskan sebagian besar variasi kepercayaan publik, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Model regresi juga memenuhi seluruh asumsi klasik sehingga hasil estimasi dapat dipercaya secara statistik. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian tata kelola pemerintahan digital serta menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan digital guna memperkuat kepercayaan masyarakat.
Copyrights © 2026