Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, struktur modal, dan kebijakan dividen terhadap harga saham pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan serta data yang berkaitan dengan variabel penelitian. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh sebanyak 16 perusahaan dengan total 80 observasi data panel selama lima tahun periode penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) menggunakan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi tidak berpengaruh terhadap harga saham perusahaan sektor infrastruktur. Struktur modal secara parsial berpengaruh terhadap harga saham, yang menunjukkan bahwa perubahan struktur pendanaan perusahaan dapat memengaruhi pergerakan harga saham. Sementara itu, kebijakan dividen secara parsial tidak berpengaruh terhadap harga saham. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak seluruh faktor makroekonomi maupun kebijakan keuangan perusahaan memberikan pengaruh langsung terhadap harga saham. Struktur modal menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan perubahan harga saham perusahaan sektor infrastruktur. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi perusahaan, investor, dan peneliti dalam memahami faktor-faktor yang berkaitan dengan pergerakan harga saham pada sektor infrastruktur.
Copyrights © 2026