Keandalan struktur bangunan gedung merupakan aspek penting dalam menjamin keselamatan pengguna dan keberlangsungan fungsi bangunan sesuai dengan peruntukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi, keamanan, dan kelaikan struktur Bangunan Gudang Purwakarta sebagai dasar penilaian Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Metode penelitian meliputi pemeriksaan visual kondisi eksisting, pengukuran dimensi elemen struktur, verifikasi kesesuaian kondisi lapangan terhadap dokumen perencanaan, pengujian material, pemeriksaan deformasi, serta analisis struktur menggunakan SAP2000. Pengujian material dilakukan menggunakan Leeb Hardness Test, Ultrasonic Thickness Gauge, Coating Thickness Gauge, dan Rebound Hammer Test. Pemeriksaan deformasi balok dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran lapangan dan hasil pemodelan terhadap batas lendutan yang diizinkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen struktur yang meliputi pondasi yang dapat diamati, kolom, balok, pelat lantai, dan rangka atap secara umum berada dalam kondisi baik. Hasil Leeb Hardness Test menunjukkan nilai rata-rata 496 MPa, sedangkan pengukuran Coating Thickness Gauge menghasilkan ketebalan lapisan pelindung rata-rata 139 µm. Rebound Hammer Test menghasilkan nilai estimasi kuat tekan beton rata-rata sebesar 25,18 MPa pada kolom dan 30,46 MPa pada pelat lantai. Namun, beberapa kolom pedestal menunjukkan nilai sebesar 21,51 MPa yang berada di bawah mutu perencanaan sehingga memerlukan pemeriksaan lanjutan. Lendutan maksimum hasil pengukuran lapangan sebesar 0,008 m dan hasil pemodelan sebesar 0,012 m, masih berada di bawah batas lendutan L/360. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan analisis, Bangunan Gudang Purwakarta secara umum memenuhi persyaratan keamanan dan kelaikan fungsi dari aspek struktur.
Copyrights © 2026