Nilai perusahaan dapat ditentukan melalui perbandingan kinerja perusahaan terhadap laporan keuangannya. Keputusan keuangan yang tepat dapat memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kemakmuran pemiliknya. Pemegang saham dan aset perusahaan diwakili oleh harga saham, yang mencerminkan keputusan investasi, pendanaan, dan pengelolaan aset. Nilai perusahaan juga menggambarkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan setelah melalui proses operasional selama beberapa tahun, sejak didirikan hingga saat ini. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan-perusahaan pada sektor sektor Industrials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2019 hingga tahun 2024. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 7 perusahaan sektor Industrials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2019 hingga tahun 2024 dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan dari setiap perusahaan yang telah dijadikan sampel penelitian. Metode regresi data panel digunakan sebagai metodologi penelitian pada penelitian ini. Analisa hasil penelitian menggunakan bantuan perangkat lunak EViews 12 Student Version Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang terbaik adalah Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan Dividen berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan namun Corporate Social Responsibility Dan Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan secara simultan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan Dividen, Corporate Social Responsibility Dan Kepemilikan Institusional secara simultan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.
Copyrights © 2026