Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pertumbuhan perusahaan, struktur modal, dan kinerja keuangan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 14 perusahaan dengan total 70 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap beban pajak efektif dengan nilai probabilitas sebesar 0,0158, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan utang berkaitan dengan peningkatan beban pajak efektif sehingga agresivitas penghindaran pajak cenderung menurun. Kinerja keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Secara simultan, pertumbuhan perusahaan, struktur modal, dan kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 27,72%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal perusahaan secara bersama-sama memiliki keterkaitan dengan kebijakan perpajakan perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur akuntansi dan perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dan pemerintah dalam memahami faktor-faktor yang berkaitan dengan pengelolaan kewajiban perpajakan. Hasil tersebut khususnya memberikan gambaran pada perusahaan subsektor makanan dan minuman di Indonesia.
Copyrights © 2026