Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh intensitas modal, sales growth, dan beban pajak tangguhan terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan annual report perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 113 perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 28 perusahaan dengan periode pengamatan selama lima tahun dan menghasilkan total 140 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan intensitas modal, sales growth, dan beban pajak tangguhan berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Secara parsial, intensitas modal tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak, yang menunjukkan bahwa besarnya proporsi aset tetap belum mampu menjelaskan perubahan tingkat agresivitas pajak perusahaan. Sales growth juga tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Sebaliknya, beban pajak tangguhan berpengaruh terhadap agresivitas pajak, yang mengindikasikan bahwa perbedaan temporer antara laba akuntansi dan laba fiskal memiliki keterkaitan dengan kebijakan perpajakan perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa beban pajak tangguhan memiliki peran yang lebih nyata dalam menjelaskan agresivitas pajak dibandingkan intensitas modal dan pertumbuhan penjualan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian perpajakan perusahaan serta menjadi bahan pertimbangan dalam mengevaluasi praktik pengelolaan pajak pada sektor basic materials.
Copyrights © 2026