Sektor konstruksi bangunan bertingkat tinggi memiliki kompleksitas yang luar biasa dengan risiko inheren berupa keterlambatan jadwal penyelesaian dan pembengkakan biaya anggaran yang signifikan. Proyek Pembangunan Asrama Atlet Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) merupakan salah satu infrastruktur berskala besar yang sangat membutuhkan sistem pengendalian manajemen proyek yang komprehensif dan terintegrasi secara penuh. Metode pengawasan tradisional seperti kurva-S dinilai kurang holistik karena gagal mengintegrasikan kemajuan fisik di lapangan dengan serapan biaya aktual secara mendalam dan terukur. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Earned Value Management (EVM) yang didukung oleh perangkat lunak Primavera P6 guna mengukur kinerja proyek secara kuantitatif serta memprediksi hasil akhir penyelesaian. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya, jadwal dasar, laporan kemajuan mingguan, dan laporan biaya aktual hingga minggu ke-22 diproses untuk merumuskan Performance Measurement Baseline. Kinerja proyek diukur melalui varians biaya dan jadwal serta indeks efisiensi. Hasil analisis menunjukkan kinerja keseluruhan proyek sangat baik dan efisien, dengan Schedule Variance kumulatif sebesar Rp 171.140.815 (SPI=1,01) dan Cost Variance sebesar Rp 2.089.610.086 (CPI=1,09). Selanjutnya, proyeksi akhir proyek mengindikasikan nilai Estimate at Completion (EAC) sebesar Rp 95.170.253.472, yang mencerminkan potensi penghematan biaya sebesar Rp 3,18 Miliar dari total anggaran awal. Estimasi durasi penyelesaian diprediksi mencapai 39,82 minggu. Penerapan EVM berbasis Primavera P6 terbukti sangat efektif sebagai instrumen strategis.
Copyrights © 2026