Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tax planning, sales growth, dan free cash flow terhadap manajemen laba pada perusahaan sektor healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor healthcare yang terdaftar di BEI selama periode 2020–2024. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sehingga diperoleh 9 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 45 observasi. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas tax planning, sales growth, dan free cash flow, sedangkan variabel dependen adalah manajemen laba. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Berdasarkan hasil pemilihan model regresi data panel, model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tax planning, sales growth, dan free cash flow berpengaruh terhadap manajemen laba. Secara parsial, tax planning tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, sales growth berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan free cash flow tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi manajemen laba pada perusahaan sektor healthcare di Indonesia.
Copyrights © 2026