Sistem pengapian memiliki peranan penting dalam menentukan kualitas pembakaran yang berdampak langsung terhadap performa dan daya engine sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik daya engine tipe K0J yang menggunakan sistem pengapian model fully transistorized pada sepeda motor Honda Genio. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan bantuan chassis dynamometer BRT Super Dyno 50LA pada suhu kerja engine sekitar 80°C. Pengujian menggunakan metode wide open throttle (WOT) pada rentang putaran 5000 hingga 8000 rpm dan dilakukan sebanyak lima kali pengulangan. Dua pengujian pertama dilakukan sebelum kendaraan mendapatkan perawatan, sedangkan tiga pengujian berikutnya dilakukan setelah servis CVT dan pembersihan throttle body. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya engine meningkat secara bertahap mulai dari 5000 rpm dan mencapai nilai maksimum pada putaran 7500 rpm sebesar 8,43 HP atau 6,29 kW, kemudian mengalami penurunan pada putaran 8000 rpm. Daya yang diperoleh setelah perawatan secara umum lebih tinggi dibandingkan sebelum perawatan, yang mengindikasikan bahwa kondisi CVT dan kebersihan throttle body turut memengaruhi performa yang terukur pada dynamometer. Nilai daya maksimum sebesar 6,29 kW sedikit lebih rendah dibandingkan spesifikasi pabrikan sebesar 6,6 kW. Perbedaan tersebut diperkirakan dipengaruhi oleh kondisi dan riwayat penggunaan kendaraan serta adanya rugi-rugi mekanis pada sistem transmisi selama proses pengujian. Temuan ini menunjukkan bahwa perawatan yang tepat dapat mendukung performa engine yang lebih optimal.
Copyrights © 2026