Transformasi digital dalam administrasi persuratan mendorong organisasi untuk menerapkan sistem elektronik yang mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan surat. Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah telah menerapkan Aplikasi Surat Menyurat Elektronik (ASME) untuk mendukung proses pengelolaan surat mulai dariĀ penciptaan, koreksi, persetujuan, distribusi, dan penyimpanan surat. Namun, penerapannya masih menghadapi beberapa kondisi yang perlu dianalisis, seperti keterbatasan performa sistem, proses persetujuan berjenjang, fleksibilitas editor, serta pemerataan pemahaman pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan ASME dalam mendukung pengelolaan surat berdasarkan PIECES Framework serta menganalisis keterkaitan keenam dimensinya dalam mendukung operasional sistem. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah empat pegawai Sekretaris Divisi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan berdasarkan enam dimensi PIECES, yaitu Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASME berada pada tingkat cukup efektif hingga efektif. Dimensi Information, Economy, dan Control menunjukkan efektivitas yang lebih kuat melalui akurasi data, ketertelusuran surat, penghematan sumber daya, pengaturan hak akses, keamanan, dan validasi dokumen. Sementara itu, Performance, Efficiency, dan Service masih memiliki keterbatasan yang berkaitan dengan stabilitas sistem, proses koreksi dan persetujuan, fleksibilitas fitur, serta pemerataan pelatihan pengguna. Keenam dimensi saling berkaitan dalam mendukung pengelolaan surat secara terpadu.
Copyrights © 2026