Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh konservatisme akuntansi, struktur modal, dan persistensi laba terhadap kualitas laba. Kualitas laba diukur menggunakan rasio Operating Cash Flow terhadap Net Income, konservatisme akuntansi diukur dengan model Conservatism Accrual (CONACC), struktur modal diukur dengan rasio leverage, dan persistensi laba diukur dengan koefisien regresi laba bersih. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel ditentukan melalui purposive sampling sehingga diperoleh 9 perusahaan dengan 45 observasi selama periode penelitian. Data dianalisis dengan regresi data panel menggunakan Microsoft Excel dan EViews 13. Berdasarkan hasil pemilihan model regresi data panel, model yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konservatisme akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba, struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba, dan persistensi laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba. Secara simultan, konservatisme akuntansi, struktur modal, dan persistensi laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan prinsip kehati-hatian akuntansi dan stabilitas keberlanjutan laba mampu meningkatkan kualitas informasi laporan keuangan, sementara besarnya tingkat utang tidak memicu perubahan kualitas laba secara langsung pada sektor basic materials. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan, investor, dan peneliti selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kualitas laba
Copyrights © 2026