Perkembangan perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia masih terpusat di Pulau Jawa, sementara wilayah terpencil seperti Kecamatan Namehalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, masih menghadapi keterbatasan aksesibilitas akibat ketergantungan pada toko fisik konvensional. Kendala geografis, tingginya biaya transportasi, serta sistem operasional manual pada UMKM setempat seperti Toko UD. Thynus.com menyebabkan inefisiensi transaksi dan terbatasnya jangkauan pasar. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan website e-commerce yang mengintegrasikan layanan transaksi digital dan manajemen pelanggan guna meningkatkan aksesibilitas perdagangan serta efisiensi operasional. Metode pengembangan yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem berbasis Unified Modeling Language (UML) dan Entity Relationship Diagram (ERD), pengodean menggunakan bahasa PHP dan basis data MySQL, serta pengujian sistem. Pengujian dilakukan melalui Black Box Testing, uji kompatibilitas lintas browser, dan User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan 25 responden dari kalangan konsumen dan pengelola. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa seluruh fungsionalitas sistem berjalan 100% tanpa malfungsi, serta kompatibel pada peramban Google Chrome dan Microsoft Edge. Evaluasi UAT terhadap 18 indikator menghasilkan skor kepuasan sebesar 92,13% dengan kategori Sangat Puas. Website e-commerce ini terbukti efektif mengatasi kendala jarak dan waktu, memangkas biaya transportasi konsumen, serta mendorong adopsi teknologi digital pada sektor UMKM di daerah terpencil.
Copyrights © 2026