Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris tentang pengaruh Good Corporate Governance, Struktur Modal, dan Intellectual Capital terhadap Kinerja Keuangan pada perusahaan sektor consumer non cyclicals di Indonesia. Sampel penelitian adalah perusahaan sektor Consumer Non Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode antara tahun 2020 – 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah perusahaan yang dijadikan sampel sebanyak 44 perusahaan dengan 220 data laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Metode pengujian hipotesis ini menggunakan model regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) dan alat uji yang digunakan yaitu Eviews 13 . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan uji t statistik, GCG yang di proksikan dengan (Dewan Komisaris Independen, Komite Audit dan Kepemilikan Institusional) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan, sedangkan Struktur Modal dan Intellectual Capital berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Berdasarkan uji f menunjukkan bahwa Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Institusional, Struktur Modal, dan Intellectual Capital berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam mengelola GCG, Struktur Modal, dan Intellectual Capital secara efektif untuk meningkatkan kinerja keuangan. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang relevan bagi pihak terkait dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026