Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh financial technology, overconfidence, dan toleransi risiko terhadap keputusan investasi saham pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data sekunder digunakan untuk mendukung identifikasi populasi dan gambaran kondisi investasi. Populasi penelitian terdiri atas mahasiswa Program Studi Manajemen dan Akuntansi angkatan 2022 dan 2023 dengan total 1.355 mahasiswa. Sampel sebanyak 100 responden ditentukan menggunakan proportionate stratified random sampling. Responden merupakan mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Pasar Modal dan memiliki pengalaman investasi saham melalui aplikasi investasi digital. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial technology berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi saham dengan nilai signifikansi 0,017. Overconfidence tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,200, sedangkan toleransi risiko berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,006. Secara simultan, ketiga variabel membentuk model regresi yang signifikan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Nilai Adjusted R² sebesar 0,366 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 36,6% variasi keputusan investasi saham, sedangkan 63,4% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa akses teknologi investasi dan toleransi terhadap risiko menjadi pertimbangan yang relevan dalam memahami keputusan investasi saham mahasiswa sebagai investor pemula.
Copyrights © 2026