Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi digital administrasi keuangan melalui implementasi Sistem Digitalisasi Dokumen Pertanggungjawaban Keuangan dan Dashboard SAKAI serta kontribusinya terhadap efektivitas kerja pegawai di Balai Bahasa Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling dan terdiri atas pimpinan, pengelola administrasi dan keuangan, operator Dashboard SAKAI, serta pegawai pengguna sistem. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data sekunder berasal dari materi sosialisasi, dokumen aksi perubahan, dokumentasi implementasi, dan literatur relevan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa (2014), meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SAKAI mengubah administrasi keuangan dari pengelolaan dokumen yang manual, berbasis fisik, tersebar, dan sulit ditelusuri menjadi lebih terstruktur, terpusat, dan mudah diakses. Digitalisasi mempercepat pencarian, pemeriksaan, verifikasi, monitoring, dan penyelesaian pekerjaan administratif serta mendukung koordinasi pegawai. Penerimaan teknologi relatif positif karena sistem dinilai bermanfaat dan mudah digunakan setelah adaptasi awal. Namun, masih terdapat kendala berupa dokumen yang belum diperbarui atau diunggah, kualitas hasil digitalisasi, proses unggah manual, pemeliharaan formula, dan kebutuhan kapasitas penyimpanan. Temuan menegaskan bahwa efektivitas SAKAI bergantung pada kualitas data, konsistensi penggunaan, kompetensi digital, serta pengembangan sistem secara berkelanjutan. Sistem memperkuat transparansi dan keterlacakan administrasi melalui informasi terpusat. Temuan ini mendukung penguatan tata kelola administrasi.
Copyrights © 2026