Kinerja UMKM di Sumatera Utara belum sepenuhnya seiring dengan peningkatan jumlah usaha, karena banyak pelaku masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan teknologi digital, memperluas jangkauan pasar, dan mengelola keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemasaran digital dan literasi keuangan terhadap kinerja UMKM di Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausal. Data primer dikumpulkan secara online melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5 kepada 43 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengujian validitas (korelasi Bivariate Pearson) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha) dilakukan menggunakan SPSS, sedangkan analisis regresi linear berganda serta pengujian asumsi klasik, dilaksanakan dengan EViews. Hasil estimasi menunjukkan bahwa pemasaran digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan koefisien sebesar 0,4445 dan probabilitas 0,0065. Selain itu, literasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,2960 dan probabilitas 0,0127. Jika dilihat secara bersamaan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan dengan probabilitas F-statistic sebesar 0,004047. Nilai R-squared yang mencapai 0,240803 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut dapat menjelaskan 24,08% variasi kinerja UMKM, sementara 75,92% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja UMKM, diperlukan pemanfaatan saluran digital yang disertai dengan pengelolaan keuangan yang baik, sehingga pelatihan mengenai pemasaran digital dan literasi keuangan sebaiknya diberikan secara terintegrasi. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel yang kecil serta data yang bersifat cross-sectional. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan sampel yang lebih besar, data longitudinal, dan variabel tambahan seperti inovasi produk, akses pembiayaan, dan orientasi pasar.
Copyrights © 2026