Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober

Pengaruh Penanaman Modal Asing dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode 2010–2025

Wahyu Agung Santoso (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Yolanda Fardianti (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Elviani Elviani (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Ansarullah Ansarullah (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada periode 2010–2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan mengolah data sekunder runtut waktu (time series) tahunan sebanyak 16 observasi. Dalam model analisis, pertumbuhan ekonomi ditempatkan sebagai variabel dependen, sedangkan PMA berperan sebagai variabel independen utama dan inflasi dimasukkan sebagai variabel kontrol makroekonomi untuk menghindari bias spesifikasi model. Analisis estimasi dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda yang dilengkapi dengan uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF) serta serangkaian uji asumsi klasik model. Hasil estimasi secara parsial menunjukkan bahwa variabel PMA memiliki koefisien regresi bernilai positif sebesar 0,0234, tetapi berpengaruh tidak signifikan secara statistik (P=0,5903$). Variabel inflasi juga menghasilkan koefisien positif sebesar 0,3969 dan tidak memiliki pengaruh signifikan (P =0,1154$). Secara simultan melalui uji F, kombinasi PMA dan inflasi belum mampu menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi secara signifikan (P =0,2757$) dengan koefisien determinasi (R ^2$) sebesar 17,98 persen. Pengujian asumsi residual mengungkapkan bahwa data belum berdistribusi normal akibat guncangan ekonomi eksternal pada pandemi COVID-19 tahun 2020, sehingga analisis inferensial diinterpretasikan secara berhati-hati. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai PMA secara nominal tidak secara otomatis membuktikan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama. Ke depan, kebijakan pemerintah hendaknya lebih memfokuskan perhatian pada perbaikan kualitas investasi, kapasitas penyerapan teknologi, penguatan sumber daya manusia, serta penguatan sektor industri lokal daripada sekadar mengejar target nilai nominal modal asing.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijmst

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Engineering Social Sciences

Description

Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang ...