Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi pemerintahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung kinerja ASN adalah melalui penerapan reward dan punishment sebagai bentuk penghargaan atas kinerja serta pengendalian terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan ketentuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan reward dan punishment dalam mendukung kinerja ASN pada Kantor Pertanahan Kota Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Data dianalisis dengan mengidentifikasi informasi yang relevan, mengelompokkan temuan berdasarkan tema reward, punishment, dan kinerja, kemudian menginterpretasikan hasil wawancara dengan mengaitkannya pada konsep dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward telah diterapkan dalam beberapa bentuk, antara lain penghargaan bagi ASN dengan kinerja terbaik, apresiasi dari pimpinan, sertifikat, dan kesempatan pengembangan. Reward dipandang dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja serta memberikan rasa dihargai kepada pegawai. Sementara itu, punishment diterapkan dalam bentuk teguran lisan, teguran tertulis, sanksi administratif, serta konsekuensi tertentu terhadap mekanisme tunjangan atau kinerja. Punishment dipandang sebagai pengingat dan pembinaan agar pegawai mematuhi aturan dan tidak mengulangi pelanggaran. Secara umum, penerapan reward dan punishment dipandang dapat mendukung kinerja ASN, meskipun penerapannya tetap perlu memperhatikan kesesuaian reward dengan kinerja, kesesuaian punishment dengan tingkat pelanggaran, konsistensi, serta kejelasan penerapannya.
Copyrights © 2026