Peningkatan industri makanan halal saat ini memunculkan prospek sekaligus tekanan persaingan yang ketat bagi eksistensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Merespons dinamika tersebut, pelaku usaha perlu memformulasikan strategi pemasaran yang holistik, terutama pada aspek kebijakan harga dan penciptaan karakteristik unik pada produk. Riset ini bertujuan menginvestigasi pendekatan diferensiasi produk serta penentuan harga oleh UMKM makanan halal guna memikat preferensi konsumen, yang dikaji secara mendalam melalui paradigma ekonomi syariah. Kajian ini mengadopsi desain kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan, di mana pengumpulan data dilakukan melalui sintesis berbagai jurnal ilmiah dan referensi terkait tata kelola bisnis Islam. Hasil analisis mengindikasikan bahwa mekanisme penetapan harga yang berpijak pada asas keadilan, keterbukaan, serta nihil dari unsur eksploitasi dan gharar (penipuan) sangat krusial dalam membentuk kredibilitas di mata publik. Pengambilan margin laba yang proporsional dan sejalan dengan etika niaga Islam terbukti mampu mempertahankan basis pelanggan yang solid. Di samping itu, diferensiasi produk yang menitikberatkan pada keunggulan bahan baku, higienitas pengolahan (thayyib), serta legalitas sertifikat halal, menghadirkan daya saing yang superior. Karakteristik pembeda ini secara nyata memicu minat beli, baik dari pangsa pasar Muslim maupun non Muslim yang memprioritaskan jaminan keamanan pangan. Kesimpulannya, penyelarasan antara strategi harga dan inovasi produk dengan prinsip moral ekonomi Islam tidak sekedar berimplikasi pada maksimalisasi margin finansial UMKM, tetapi juga membina loyalitas konsumen secara berkesinambungan serta mendatangkan keberkahan dalam berwirausaha.
Copyrights © 2026