Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan di Indonesia dalam perspektif filsafat pendidikan melalui kajian terhadap metode pembelajaran dan keterlibatan siswa di SMP Negeri 27 Medan. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya filsafat pendidikan sebagai landasan dalam memahami tujuan, proses, dan arah pendidikan serta penerapannya dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Penelitian dilaksanakan di kelas IX-1 SMP Negeri 27 Medan dengan melibatkan guru mata pelajaran IPS dan 32 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara yang berfokus pada kondisi pembelajaran, metode yang digunakan guru, keterlibatan siswa, serta penerapan prinsip-prinsip pendidikan dalam proses pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghubungkan temuan lapangan dengan konsep filsafat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran IPS masih menggunakan metode penjelasan secara lisan sebagai metode utama dan belum memanfaatkan media digital secara khusus. Namun, keterlibatan siswa telah terlihat melalui kegiatan kerja kelompok, pencarian informasi mengenai kearifan lokal, serta pengalaman langsung yang menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing dan fasilitator dalam kegiatan belajar. Kondisi tersebut menunjukkan adanya penerapan prinsip pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman dan keterlibatan siswa. Sebagai pengembangan, penggunaan media digital dapat dipertimbangkan untuk memperkaya variasi pembelajaran, meningkatkan kreativitas, dan mendukung keterlibatan siswa.
Copyrights © 2026