Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis filsafat pendidikan sebagai landasan pengembangan fasilitas dan metode pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 1 Medan dan MAN 2 Model Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengelompokkan, mendeskripsikan, dan menginterpretasikan berbagai informasi mengenai kondisi fasilitas, proses pembelajaran, interaksi guru dan siswa, serta pemanfaatan media dan teknologi dalam kegiatan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan di kedua madrasah mendukung berlangsungnya proses pembelajaran yang kondusif. Fasilitas seperti ruang kelas, papan tulis, meja dan kursi, kipas angin atau AC, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya berperan dalam menciptakan kenyamanan belajar. Metode pembelajaran juga disesuaikan dengan materi dan kebutuhan peserta didik, sedangkan guru berperan sebagai pendidik, fasilitator, pembimbing, dan pengarah dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan media dan teknologi turut membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah serta meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran. Dengan demikian, pengembangan fasilitas dan metode pembelajaran yang didasarkan pada prinsip pendidikan dan kebutuhan peserta didik dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berkualitas. Filsafat pendidikan menjadi landasan penting dalam mengarahkan proses tersebut agar tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan, karakter, dan potensi peserta didik.
Copyrights © 2026