Buku teks diharapkan membantu guru dan siswa mencapai tujuan pembelajaran sejarah, tetapi pemanfaatannya di sekolah belum tentu optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) dampak pemanfaatan buku teks pada pembelajaran sejarah di SMA Negeri 3 Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan dua guru sejarah dan 12 siswa kelas X, serta dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan dilakukan secara sistematis dengan menyesuaikan buku teks terhadap capaian pembelajaran dan kurikulum; buku teks tidak menjadi satu-satunya rujukan karena dipadukan dengan buku nonfiksi, jurnal, artikel ilmiah, internet, dan media digital yang sangat relevan; (2) pelaksanaan menempatkan buku teks terutama pada kegiatan inti melalui membaca mandiri, diskusi kelompok, tanya jawab, pemberian tugas, dan pemecahan masalah secara interaktif yang dikaitkan dengan kehidupan siswa, serta dikombinasikan dengan LCD, PowerPoint, dan video pembelajaran secara optimal; (3) pemanfaatan buku teks berdampak positif pada pemahaman, hasil belajar, minat, kemampuan berpikir kritis, keaktifan, pemahaman kronologis, dan kemandirian belajar siswa, serta mempermudah guru menyampaikan materi dan mengevaluasi pembelajaran serta komprehensif. Keterbatasan materi, terutama sejarah lokal Gorontalo, dapat diatasi dengan sumber belajar pendukung.
Copyrights © 2026