Seleksi penerima beasiswa melibatkan banyak kriteria dan data yang tidak selalu bersifat pasti, sehingga logika fuzzy banyak digunakan dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Namun, hasil penelitian terdahulu belum dihimpun dalam tinjauan sistematis. Penelitian ini bertujuan memetakan penerapan fuzzy logic dalam SPK seleksi penerima beasiswa di Indonesia periode 2021–2026, mencakup metode, kriteria, penerapan, evaluasi, serta keterbatasan dan peluang penelitian. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Pencarian dilakukan melalui Google Scholar pada 30 September–2 Oktober 2026 dan menghasilkan 30 artikel, dengan 15 artikel dipilih untuk dianalisis dan disintesis secara deskriptif naratif. Hasil menunjukkan sepuluh artikel memakai sistem inferensi fuzzy (Mamdani empat, Tsukamoto tiga, Sugeno dua, satu tidak menyebutkan jenisnya) dan lima artikel memadukan fuzzy dengan metode multikriteria. Kriteria yang paling sering digunakan adalah penghasilan orang tua (14 artikel) dan nilai akademik (13 artikel), dengan jumlah kriteria dua hingga sebelas. Lima artikel tidak melaporkan pengujian terukur, dan tidak ada artikel yang memvalidasi hasil terhadap keputusan aktual penyelenggara maupun membandingkan metode pada data yang sama. Skala data umumnya kecil dan dokumentasi parameter belum konsisten. Temuan ini membuka peluang penelitian berupa perbandingan antarmetode, validasi terhadap keputusan nyata, uji sensitivitas parameter, dan pelaporan basis aturan yang lengkap.
Copyrights © 2026