Wereng mangga (Idioscopus spp.) merupakan salah satu hama penting yang dapat mengganggu pertumbuhan dan produktivitas tanaman mangga, terutama pada fase pembungaan. Informasi mengenai spesies, populasi, dan tingkat serangan wereng pada mangga Gadung Klonal 21 di Kabupaten Pasuruan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies wereng mangga, gejala serangan, populasi, dan persentase serangan pada mangga Gadung Klonal 21. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pengamatan lapangan dan identifikasi morfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di lahan pertanaman mangga Gadung Klonal 21 Desa Oro–Oro Ombo Wetan, Kabupaten Pasuruan ditemukan dua spesies wereng mangga, yaitu Idioscopus nitidulus dan Idioscopus clypealis, dengan dominasi tertinggi pada I. nitidulus sebanyak 548 individu dibandingkan I. clypealis sebanyak 13 individu. Serangan wereng ditandai dengan munculnya embun jelaga, bunga mengering, dan kerusakan malai akibat produksi honeydew yang memicu pertumbuhan jamur embun jelaga (sooty mold). Persentase serangan dan populasi wereng meningkat pada minggu awal hingga pertengahan pengamatan karena melimpahnya tunas muda dan fase pembungaan yang mendukung perkembangan hama.
Copyrights © 2026