Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan PT ABC. Latar belakang penelitian didasarkan pada adanya penurunan capaian kinerja serta persoalan komunikasi, kedisiplinan, pelayanan, dan konsistensi penerapan budaya kerja pada Divisi Gudang. Penelitian bertujuan menguji pengaruh gaya kepemimpinan secara parsial, budaya organisasi secara parsial, serta pengaruh keduanya secara simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi sekaligus sampel berjumlah 73 karyawan Divisi Gudang yang ditetapkan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel serta model memenuhi asumsi normalitas dan tidak mengalami multikolinearitas maupun heteroskedastisitas. Secara parsial, gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, demikian pula budaya organisasi. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien determinasi sebesar 78,4%, sedangkan 21,6% variasi kinerja dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang komunikatif, partisipatif, tegas, dan memotivasi, disertai penguatan budaya kerja yang konsisten. Implikasi penelitian diarahkan pada perbaikan arahan kerja, koordinasi, evaluasi, dan internalisasi nilai organisasi agar peningkatan kinerja karyawan dapat berlangsung secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026