Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja aparatur desa dalam pelaksanaan pelayanan publik di Desa Onowaembo Kecamatan Gunungsitoli, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja aparatur desa, serta mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi Pelayanan, Kaur Umum dan Tata Usaha, Tokoh Adat, serta Tokoh Masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja aparatur Desa Onowaembo dalam pelaksanaan pelayanan publik secara umum telah berjalan cukup baik. Hal tersebut terlihat dari produktivitas aparatur dalam melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab, kualitas pelayanan yang sopan, terbuka, dan adil, serta responsivitas aparatur dalam merespons kebutuhan dan keluhan masyarakat. Kinerja aparatur dipengaruhi oleh faktor internal berupa kompetensi, disiplin, kerja sama, motivasi, dan komitmen pelayanan, serta faktor eksternal berupa sarana dan prasarana, infrastruktur dan jaringan internet, serta partisipasi masyarakat. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, jaringan internet yang belum optimal, keterbatasan anggaran, kondisi geografis desa, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelayanan administrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya aparatur, penyediaan fasilitas yang memadai, pemanfaatan teknologi informasi, dan peningkatan partisipasi masyarakat diperlukan untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas.
Copyrights © 2026