Penelitian ini mengevaluasi Body Condition Score (BCS) kambing Peranakan Etawa (PE) ras Kaligesing yang diikutsertakan dalam kontes ternak di Desa Mertak Tombok. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan survei terhadap 54 ekor kambing PE ras Kaligesing, terdiri atas 39 ekor jantan dan 15 ekor betina. Variabel yang diamati meliputi umur, jenis kelamin, tinggi pundak, lingkar dada, estimasi bobot badan, dan BCS. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Kruskal-Wallis, Mann-Whitney, korelasi Spearman, dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ternak berada pada kategori BCS sedang/ideal, yaitu 42 ekor atau 77,78%. Umur, tinggi pundak, lingkar dada, estimasi bobot badan, dan BCS berbeda nyata antarkelas kontes (p < 0,001). Kambing jantan memiliki tinggi pundak, lingkar dada, dan estimasi bobot badan lebih tinggi secara nyata dibandingkan kambing betina, tetapi nilai BCS tidak berbeda nyata. BCS juga berhubungan positif dengan umur, tinggi pundak, lingkar dada, dan estimasi bobot badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BCS dapat digunakan sebagai parameter pendamping dalam penilaian kambing PE ras Kaligesing pada kontes ternak.
Copyrights © 2026