Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penguatan Manajemen Pakan Kambing Peranakan Etawa Untuk Menunjang Produksi Ternak Perah Pada Kelompok Ternak Muda Mandiri Ica Ayu Wandira; Muhammad Dohi; I Nyoman Sadia; Ryan Aryadin Putra; Ine Karni; Aminurrahman; I Gede Nano Septian; Rezki Amalyadi; Eva Amalia Pratiwi; Luluk Lailatun Nurjanah; Ikhwan Firhamsah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15226

Abstract

This community service activity aims to strengthen the understanding of Peranakan Etawa (PE) goat farmers in the Kelompok Ternak Muda Mandiri of Setanggor Village, Praya Barat District, West Nusa Tenggara, regarding feed management that can support sustainable dairy production. The activity involved 25 farmers. The approach used in this activity is participatory, delivered through materials, in-depth discussions, and question-and-answer sessions, aimed at enhancing farmers' knowledge of feed quantity, quality, and continuity, as well as their connection to livestock production and productivity. The activity results showed an improvement in farmers' understanding of alternative feeds and the importance of efficient feed management. Through communicative, interactive discussions, farmers also discussed the practical problems they face and the solutions that can be applied. Overall, this activity successfully strengthened the farmers' capacity to manage PE goat feed, which is expected to improve productivity and ensure the sustainability of the PE goat farming business in the future.
Optimalisasi Manajemen Reproduksi Ternak Sapi melalui Penyuluhan pada Kelompok Peternak “Tunas maju” di Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat Aminurrahman; Ryan Aryadin Putra; Khairil Anwar; Rezki Amalyadi; Ine Karni; Ica Ayu Wandira; M. Ridwan Saedi; Zaid Al Gifari; I Gede Nano Septian; Azhary Noersidiq; Vebera Maslami; Fahrullah; Luluk Lailatun Nurjanah; Ikhwan Firhamsah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15034

Abstract

This community service activity aimed to improve farmers’ knowledge and skills in implementing cattle reproductive management through extension and mentoring programs. The activity was conducted with the “Tunas Maju” farmer group in Setanggor Village, Praya Barat District. The methods included preparation, material delivery, interactive discussions, and evaluation using pre-test and post-test assessments. The extension materials covered basic reproductive concepts, estrus detection, mating management, and the application of artificial insemination. The results showed an increase in farmers’ understanding, particularly in identifying estrus signs, determining the appropriate mating time, and recognizing the importance of reproductive recording. The program also enhanced farmer participation and their ability to manage reproductive practices more effectively. With improved farmer capacity, it is expected that reproductive efficiency and cattle productivity can be sustainably increased.
Edukasi Optimalisasi Produksi Kambing Perah Berbasis Kambing Peranakan Etawa Di Desa Aikmual Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah Ica Ayu Wandira; Muhammad Dohi; I Nyoman Sadia; Ine Karni; Aminurrahman; Eva amalia Pratiwi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15406

Abstract

This community service activity aimed to improve farmers’ understanding of optimizing Peranakan Etawa (PE) goats as dairy goats in Aikmual Village, Praya District, Central Lombok Regency. The activity involved 22 PE goat farmers and was carried out through socialization, participatory discussions, problem identification, and the formulation of follow-up recommendations together with the Livestock Office of Central Lombok Regency. The results showed that the farmers had experience in milking goats and basic skills in processing milk into mozzarella cheese, soap, and cosmetic products. However, business development still faces several constraints, including low selling prices for live goats, suboptimal milk production, poor recording of individual milk production, limited genetic quality, and inadequate market access. This activity encouraged farmers to maintain productive does, maximize milk production, record milk yields, diversify products, and strengthen marketing through institutional cooperation and potential market networks. Support from the local government is needed to provide superior breeds, processing equipment, technical assistance, and marketing facilitation so that PE goats can be developed as a basis for goat milk businesses and derivative products.
Produksi Kambing Skala Kecil di Kepulauan Berkembang: Tinjauan Sistematis Pakan Lokal dan Ketahanan Pangan Ikhwan Firhamsah; Zaid Al Gifari; Ica Ayu Wandira; Ine Karni; M Ridwan Saedi
Jurnal Peternakan Borneo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Borneo
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jpb.v5i1.64

Abstract

Produksi kambing rakyat merupakan strategi penghidupan kritis di Small Island Developing States (SIDS), di mana isolasi geografis, keterbatasan lahan, dan kerentanan iklim menciptakan tantangan sistem pangan yang khas. Meskipun kambing berperan sentral dalam perekonomian pertanian kepulauan, belum ada tinjauan sistematis yang mensintesis bukti mengenai pemanfaatan hijauan pakan lokal, kontribusi ketahanan pangan, dan strategi adaptasi perubahan iklim dalam konteks SIDS. Mengikuti panduan PRISMA 2020, pencarian sistematis dilakukan pada Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan GARUDA untuk literatur tahun 2000-2024. Seleksi studi menggunakan kerangka PEO (P1-P2) dan SPIDER (P3-P4) dengan penilaian kualitas menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT). Dua puluh tujuh studi memenuhi kriteria inklusi, mencakup SIDS Pasifik (n=10), Karibia (n=9), Samudra Hindia (n=6), dan Atlantik (n=2). Hijauan pakan lokal meliputi leguminosa pohon dan semak indigenus, residu tanaman, dan produk sampingan agro-industri menyumbang 62-85% asupan bahan kering dalam sistem ekstensif. Kepemilikan kambing berkorelasi positif dengan skor keragaman pangan rumah tangga dan stabilitas pendapatan. Strategi adaptasi yang terdokumentasi mencakup diversifikasi bangsa, manajemen penggembalaan rotasi, integrasi agroforestri, dan suplementasi strategis. Produksi kambing rakyat di SIDS berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan namun terhambat oleh musiman hijauan pakan dan kelangkaan akibat perubahan iklim. Diperlukan intervensi berbasis bukti yang menargetkan bangsa lokal adaptif, diversifikasi hijauan pakan, dan integrasi agropastoral cerdas iklim.
OPTIMALISASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) RAS KALIGESING UNTUK MENUNJANG PRODUKSI TERNAK PERAH DI DESA MERTAK TOMBOK KECAMATAN PRAYA Ica Ayu wandira; Muhammad Dohi; I Nyoman Sadia; Ine Karni; Rina Andriati; Luluk Lailatun Nurjanah
Jurnal Pepadu Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i2.10848

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Nusa Tenggara Barat, dengan sasaran 30 orang peternak kambing Peranakan Etawah (PE) ras Kaligesing. Kegiatan difokuskan pada penguatan kapasitas peternak melalui diskusi mendalam mengenai manajemen pemeliharaan, manajemen pemberian pakan, dan manajemen perkandangan yang baik dan benar untuk mendukung pengembangan usaha ternak perah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan lapang, penyampaian materi teknis, diskusi dua arah, dan pendalaman permasalahan yang dihadapi peternak dalam praktik sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan antusias dan aktif menyampaikan persoalan terkait ketersediaan hijauan, formulasi pakan, kebersihan kandang, serta tata laksana pemeliharaan yang berpengaruh pada kesehatan dan performa produksi. Hasil diskusi menghasilkan pemahaman bahwa produksi ternak perah pada kambing PE ras Kaligesing tidak hanya ditentukan oleh kualitas genetik, tetapi dipengaruhi pula oleh pakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, kandang yang nyaman dan higienis, serta manajemen pemeliharaan yang baik. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat orientasi usaha peternak menuju sistem pemeliharaan yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.