Kesadaran akan pentingnya postur kerja yang baik tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan, tetapi juga untuk melindungi kesehatan operator dari risiko cedera jangka panjang seperti gangguan muskuloskeletal (MSDs). Pencegahan dan perhatian terhadap postur kerja yang ergonomis dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan pekerja dan mengurangi risiko cedera di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan mengatasi keluhan operator pada aktivitas manual material handling di PT. PDM. Penelitian ini menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) sebagai preliminary study untuk mengetahui kondisi awal dan keluhan sakit operator. Selanjutnya, dilakukan observasi pada saat operator melakukan aktivitas lifting dan carrying dalam proses unloading dan loading demi mendapatkan data yang dibutuhkan untuk melakukan penilaian risiko menggunakan metode MAC. Hasil penilaian risiko MAC menunjukkan bahwa aktivitas lifting pada proses unloading dan loading memiliki total skor 14, sedangkan aktivitas carrying pada proses unloading dan loading juga memiliki total skor 14. Rekomendasi perbaikan yang diberikan berupa perbaikan stasiun kerja, pembuatan SOP, penggunaan APD, dan usulan lainnya seperti pelatihan penggunaan SOP dan pemberian waktu jeda bagi operator. Dengan rekomendasi perbaikan yang diberikan, skor pada MAC mengalami penurunan pada penilaian kembali. Total skor aktivitas lifting setelah perbaikan turun dari 14 ke 4, sedangkan total skor aktivitas carrying setelah perbaikan turun dari 14 ke 0.
Copyrights © 2026