Supervisi akademik berfungsi sebagai pembinaan profesional yang membantu guru memperbaiki perencanaan, pelaksanaan, asesmen, dan refleksi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas supervisi akademik, membandingkan kinerja guru sebelum dan sesudah supervisi, serta menguji hubungan kualitas dan frekuensi supervisi dengan kinerja guru di SMAN 4 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-pasca terhadap 45 guru anonim. Instrumen berupa skala Likert 1–5 yang mencakup 10 butir supervisi akademik, 10 butir kinerja sebelum supervisi, dan 10 butir kinerja sesudah supervisi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi item-total terkoreksi, reliabilitas Cronbach Alpha, uji t berpasangan, korelasi Pearson, dan regresi linear. Hasil menunjukkan rata-rata kualitas supervisi akademik sebesar 3,502. Rata-rata kinerja guru meningkat dari 3,062 menjadi 3,549, dengan gain 0,487 dan N-Gain 0,251. Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan antara kinerja sebelum dan sesudah supervisi (t = 7,880; p < 0,001; dz = 1,175). Kualitas supervisi berkorelasi positif dengan kinerja sesudah supervisi (r = 0,532; p < 0,001) dan N-Gain kinerja (r = 0,358; p = 0,016). Temuan ini mengindikasikan bahwa supervisi akademik yang terencana, objektif, reflektif, berbasis data, dan berkelanjutan berperan dalam mendukung peningkatan kinerja guru.
Copyrights © 2026