Tuberkulosis merupakan satu dari sepuluh penyakit utama penyebab kematian di dunia. Secara global, Indonesia selalu berada pada posisi dengan beban tuberkulosis tertinggi dan jumlah penderita tuberkulosis terbanyak ketiga setelah India dan Cina. Kepatuhan kontrol dan minum obat anti tuberkulosis pada penderita tuberkulosis paru merupakan salah satu persoalan yang harus mendapatkan perhatian lebih, sebab dengan meningkatnya kepatuhan kontrol dan minum obat, maka angka kesembuhan tepat waktu atau kesembuhan sesuai waktu semakin meningkat. pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Kader Surabaya Hebat sebagai pengawas minum obat terhadap penderita tuberkulosis paru guna mendorong kepatuhan penderita dalam mengkonsumsi obat secara rutin di wilayah kerja Puskesmas Dukuh Kupang. Adapun pendekatan yang dilaksanakan terdiri dari edukasi dengan memberikan penyuluhan dan kuesioner pre dan post untuk mengevaluasi dampak edukasi terhadap tingkat pengetahuan kader mengenai pengetahuan terhadap penyakit tuberkulosis, peran dan tugas pengawas minum obat tuberkulosis paru. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan berupa konsultasi kesehatan dan pembagian vitamin dan obat batuk. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader sebagai pengawas minum obat terhadap penderita tuberkulosis paru terkait penyakit tuberkulosis beserta peran dan tanggung jawabnya, yang tercermin dari kenaikan skor post-test sebesar 37.35 dan Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0.000 (p-value < 0.005).
Copyrights © 2026