Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh burnout kerja dan work-life balance terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa kelas karyawan Fakultas Ekonomi Universitas Mandiri Subang. Mahasiswa kelas karyawan yang menjalankan peran ganda sebagai pekerja dan mahasiswa menuntut kemampuan mengelola berbagai tanggung jawab secara bersamaan, sehingga berpotensi menimbulkan kelelahan dan kesulitan menjaga keseimbangan antara pekerjaan, akademik, dan kehidupan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout kerja dan work-life balance, baik secara parsial maupun simultan, berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 40,343 + 0,330 (X1) – 0,298 (X2). Uji t menunjukkan burnout kerja memiliki t hitung 3,683 dan work-life balance -4,704 dengan signifikansi masing-masing <0,001. Uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 31,119 (signifikansi <0,001), sedangkan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,490 menunjukkan kedua variabel mampu menjelaskan 49,0% variasi prokrastinasi akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan burnout kerja berkaitan dengan peningkatan prokrastinasi akademik, sedangkan peningkatan work-life balance berkaitan dengan penurunan prokrastinasi akademik.
Copyrights © 2026