Penelitian ini dilaksanakan pada PDAM Kota Solok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tunjangan Kinerja dan Fasilitas Kerja terhadap Kualitas Kerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 87 orang karyawan. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling (planned census) dengan 4 nonresponse. Dari 87 kuesioner yang disebarkan, sebanyak 83 kuesioner dikembalikan dalam kondisi lengkap dan dapat digunakan untuk analisis statistik, sedangkan 4 kuesioner tidak dikembalikan oleh responden. Dengan demikian, data yang digunakan dalam analisis penelitian berjumlah 83 responden.Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji koefisien determinasi (R²), serta uji hipotesis parsial (uji t) dan simultan (uji F) dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 11,714 + 0,054X1 + 0,669X2 + e. Secara parsial, Tunjangan Kinerja terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Kerja (t hitung 0,815 < t tabel 1,990; signifikansi 0,418 > 0,05), sedangkan Fasilitas Kerja terbukti berpengaruh signifikan (t hitung 8,660 > t tabel 1,990; signifikansi 0,000 < 0,05). Adapun secara simultan, kedua variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Kerja karyawan, dengan nilai F hitung 37,496 > F tabel 3,11 dan signifikansi 0,000 < 0,05.
Copyrights © 2026