Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Panunggul dalam memanfaatkan limbah jerami padi menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif dan produk yang berpotensi memiliki nilai ekonomi. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan observasi, pelatihan, dan evaluasi yang dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan 23 peserta dari masyarakat umum dan ibu-ibu PKK Desa Panunggul, melalui sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan briket arang dari jerami padi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai pemanfaatan jerami padi, keterampilan dalam melakukan karbonisasi, penyaringan, pencampuran bahan perekat, pencetakan, dan pengeringan briket, serta pemahaman mengenai pemanfaatan limbah jerami sebagai bahan bakar alternatif dan peluang pengembangan produk bernilai ekonomi. Simpulan pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan partisipasi masyarakat dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah limbah jerami padi menjadi briket arang, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih produktif dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis limbah pertanian.
Copyrights © 2026