Permasalahan sampah di sekolah dasar, khususnya rendahnya kebiasaan siswa memilah sampah organik dan anorganik, melatarbelakangi kegiatan ini. Observasi awal di SDN 013 Samarinda Ulu menunjukkan sampah masih berserakan di halaman sekolah dan belum tersedia fasilitas tempat sampah terpilah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menganalisis pengaruh program edukasi Gerakan 2P (Pilah dan Pilih) terhadap perilaku membuang sampah pada tempatnya. Mitra kegiatan adalah siswa SDN 013 Samarinda Ulu yang dilibatkan sebagai peserta program. Metode yang digunakan berupa edukasi interaktif dengan media visual dan praktik langsung memilah sampah, menggunakan desain pretest-posttest, dengan evaluasi melalui uji Wilcoxon dan analisis N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa dalam memilah sampah secara signifikan (Z = -3,377; p < 0,001), meskipun tingkat efektivitasnya masih tergolong rendah dengan nilai N-Gain rata-rata 0,12. Program ini juga berhasil menjadikan siswa sebagai agen perubahan yang menyebarkan kepedulian lingkungan kepada keluarga dan masyarakat.
Copyrights © 2026