ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan optimasi dosis kompos kotoran sapi terhadap parameter agronomis dan bobot segar tanaman pakcoy (Brassica rapa L). Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan ini dilaksanakan di lahan BPP LBU Lintau Buo Utara Jorong Kayu Marantiang, Nagari Tanjuang Bonai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dan memiliki ketinggian tempat ± 354 mdpl. Penelitian ini dimulai dari bulan November sampai dengan bulan Desember 2025. Rancangan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan dan dalam setiap petak diambil 3 tanaman sampel yang dipilih secara acak. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji DNMRT pada taraf nyata 5 %. Parameter pengamatan yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), panjang daun terpanjang (cm), lebar daun terlebar (cm), jumlah daun (helai), bobot segar per tanaman (g), bobot segar per petak (g), dan bobot segar per hektar (ton). Dari hasil penelitian yang telah di lakukan dapat diambil kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian kompos kotoran sapi pada dosis 20–40 ton/ha efektif dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman pakcoy, tetapi tidak secara signifikan meningkatkan hasil dalam bentuk bobot segar. Kata kunci : Dosis, kompos kotoran sapi ,Tanaman pakcoy, Pertumbuhan dan hasil
Copyrights © 2026