Perkembangan sektor keuangan mendorong masyarakat untuk semakin aktif dalam melakukan investasi. Namun, keputusan investasi tidak selalu didasarkan pada pertimbangan rasional, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis investor. Dalam perspektif behavioral finance, overconfidence dan herding behavior merupakan bias perilaku yang dapat memengaruhi keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh overconfidence dan herding behavior terhadap keputusan investasi pegawai swasta di Kota Kupang serta menguji peran financial literacy sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pegawai swasta di Kota Kupang yang memiliki pengalaman investasi minimal dua bulan dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa overconfidence dan herding behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Namun, financial literacy tidak mampu memoderasi pengaruh overconfidence dan herding behavior terhadap keputusan investasi. Kata Kunci : Overconfidence, Herding Hehavior, Financial Literacy, Keputusan Investasi, Behavioral Finance
Copyrights © 2026