Pemantauan suhu dan kelembapan ruangan secara manual memiliki keterbatasan karena tidak menyediakan informasi kondisi lingkungan secara kontinu dan jarak jauh. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan sensor DHT22, mikrokontroler ESP8266, LCD 16×2, jaringan Wi-Fi, protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT), broker, dan dashboard web. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi arsitektur publish/subscribe, serta pengujian pembacaan sensor, komunikasi MQTT, dan monitoring real-time. ESP8266 bertindak sebagai publisher yang mengirimkan data suhu dan kelembapan pada topik terpisah, sedangkan dashboard bertindak sebagai subscriber. Hasil implementasi menunjukkan sensor dapat membaca perubahan kondisi ruangan secara berkala, data berhasil ditampilkan pada LCD dan dashboard, dan komunikasi MQTT dapat berlangsung terus-menerus selama koneksi Wi-Fi tersedia. Mekanisme reconnect pada program memungkinkan pengiriman dilanjutkan setelah koneksi tersedia kembali. Pada dokumentasi pengujian, dashboard menampilkan suhu 37,10 °C dan kelembapan 63,00%, sedangkan pengujian perangkat memperlihatkan pembaruan nilai secara langsung. Hasil ini menunjukkan arsitektur ESP8266-DHT22-MQTT dapat digunakan sebagai solusi monitoring lingkungan berbiaya rendah dan mudah dikembangkan. Namun, laporan pengujian belum menyediakan pengukuran kuantitatif delay, packet loss, throughput, maupun galat sensor terhadap instrumen referensi, sehingga evaluasi QoS dan kalibrasi menjadi agenda pengembangan berikutnya.
Copyrights © 2026