Latar belakang: Hipertensi merupakan gangguan kardiovaskular kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia, termasuk di wilayah Surakarta. Terapi nonfarmakologis seperti teknik genggam jari dan Benson Therapy berpotensi menurunkan tekanan darah. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan kombinasi terapi genggam jari dan Benson Therapy terhadap tekanan darah di wilayah Bangunharjo RW 09 Gandekan, Jebres. Metode: Studi kasus deskriptif dengan dua responden hipertensi yang menerima kombinasi terapi selama 3 hari berturut-turut. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi menggunakan sphygmomanometer. Hasil: Pada kedua responden terjadi penurunan tekanan darah setelah intervensi. Responden Ny. S menunjukkan penurunan dari 160/85 mmHg (hari 1 pre) menjadi 120/80 mmHg (hari 3 post). Responden Ny. U menurun dari 160/90 mmHg menjadi 125/85 mmHg pada periode yang sama. Perbedaan menunjukkan penurunan sistolik antara 5–20 mmHg dan perubahan klasifikasi hipertensi menuju kategori yang lebih ringan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi kombinasi terapi.
Copyrights © 2026