Penelitian ini menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap kinerja guru di SMK Lentera Bangsa Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh populasi yang berjumlah 49 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Model pengukuran dievaluasi melalui outer loading, Average Variance Extracted (AVE), cross-loading, Cronbach’s alpha, dan composite reliability, sedangkan model struktural dievaluasi melalui R² dan bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja guru (β = 0,243; t = 1,758; p = 0,079). Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (β = 0,470; t = 3,008; p = 0,003). Kompensasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja guru (β = 0,235; t = 1,686; p = 0,092). Nilai R² sebesar 0,799 dan adjusted R² sebesar 0,785 menunjukkan bahwa model menjelaskan 79,9% variasi kinerja guru dalam konteks penelitian. Temuan menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang kondusif merupakan kondisi organisasi yang berhubungan signifikan dengan kinerja guru pada objek penelitian.
Copyrights © 2026